RSS

Which is your tweet style?

16 Nov

Who doesn’t know twitter? Tempat ‘ngoceh’ paling simple, maksimum dengan 140 karakter. Simple but dangerous, salah nge-tweet urusan bisa panjang. Apalagi bagi mereka yang punya pengaruh besar terutama artis (saat tulisan ini dibuat, lagi seru calon istri seorang mantan vokalis band yg nge-tweet tentang batalnya pernikahan mereka).

Ada post, reply dan retweet. Hanya tiga ini fitur orisinilnya, dan tambahan RT (penggunaan retweet yang berbeda) yg unoficcial. Yang akan saya bahas di sini adalah mana yang kamu pakai? ‘reply’ atau ‘RT’? *penting atau nggak, yg penting tetep nulis* Semoga bisa memberikan gambaran yang objektif.

First, RT. 83% pengguna twitter di Indonesia menggunakan ini sebagai pengganti reply *sumber: sotoylogi.com*. Langsung poin aja deh:
1. (I-info) RT ini akan membuat semua tweet kamu masuk timeline follower kamu ( = post).
2. (O-oke) ketika ada teman baru kamu yang baru join twitter, tentu dengan RT ini jadi terlihat oleh follower kamu yang juga kenalan teman kamu ini. Itung-itung membantu membuat teman kamu terkenal atau seenggaknya terhubung dengan yang lain.
3. (O) Ketika ada tweet penting teman kamu yang kamu anggap semua orang perlu tau, RT ini bisa kamu gunakan. Apalagi kalo teman kamu tipe protected user yang tweetnya ga bisa di-retweet langsung.
4. (N-no) Ketika semua reply atas tweet teman kamu pake RT ini. Kamu akan memenuhi timeline follower kamu, padahal interaksi kamu sama “geng” kamu doang.
5. (N) Apalagi kalo sampai pake tweetlonger atau layanan sejenisnya. *Hei, ingat maksimumnya 140 karakter*.
6. (N) Dan ini yang kelewatan, kalo RT kamu panjang terus mention teman kamunya jadi masuk tweetlonger. Ya mana masuk mentionnya. LOL.

Second, reply. Fitur standar ini sedikit yang menggunakan. Saya sendiri bingung kenapa, entah karena banyak yang tidak tahu fungsinya atau yang lainnya. To the point:
1. (I-info) Did u know tweeps, kalo menggunakan reply ini, conversation kalian takkan terputus. Cukup dengan mengklik “in reply to” (biasanya ada di bagian bawah tweet), maka kamu bisa liat apa yang dibicarakan dari awal hingga akhir.
2. (O-oke) Kamu takkan memenuhi timeline semua follower kamu, karena ‘reply’an kamu hanya masuk ke timeline follower kamu dan follower yg kamu reply.
3. (N-no) Berlawanan dengan point ke-2 RT, jadinya ya kamu ga ngebuat temen kamu terkenal klo slalu pake reply.
4. (N) dan ingat ini twitter bukan sms.. jadi kalo mau reply2an, mohon cari media lain (apalagi yang pacaran di twitterland — sebutan lain timeline).

So that’s all about the style on tweeting. Semoga bisa memberikan tulisan yang seadil-adilnya tanpa memihak salah satu sisi.
Jadi yang mana gaya tweet kamu, tweeps?

Posted from WordPress for Android

 
Leave a comment

Posted by on Nov 16, 2011 in Techonology

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: