RSS

DILARANG Membuang Sampah PADA Tempatnya

17 May

Sungguh ga habis pikir. Antara kesal, dongkol atau menertawakan ini. Apa yang akan ada di pikiran lo, ketika lo udah buang sampah di tempat yang tepat –ya, tempat sampah–, tapi malah diomelin? For the very first time of my life, true story.

TKP: Tempat sampah yang tak jauh dari tempat kos saya di Depok.
Waktu: Rabu malam, memasuki malam looong weekend, 16052012.

Makan malam dibungkus untuk dimakan di kos, tentu menghasilkan sampah makanan. Apalagi berdua, tidak sedikit pastinya. Ayam kremes + nasi. Kertas coklat, plastik, kresek, tulang ayam, sambal dan lalapan. Yaa ada lah sampah 1 kresek ukuran sedang. Sekalian ada yang dianter, sekalian deh tuh sampah dibuang. Tempat sampahnya memang ada di depan komplek futsal beserta ruko2nya. Ada yang nongkrong pula saat itu di sekitarnya.

Sambil lewat naik motor, gw buang tuh sampah di TKP. Lanjut jalan dan akan melewati makhluk-makhluk di situ. Tiba-tiba, satu lelaki dengan wajah ga jelas -bukan, bukan maksud ngatain tapi karena tempatnya agak gelap dan ngga’ terlalu merhatiin jadi kurang jelas. Pokoknya nyeremin deh mukanya *eh– berdiri dan langsung ngelabrak gw. Gw dikira selingkuh *lhoh kok?*. Si bapak2 langsung dengan nada sopran ngomel begini “Mas, itu tempat sampah bayar bulanan. Kalo sampah kosan buangnya ya di kosannya dong, jangan dibuang di sini”. Dan…… gw ga pake pikir lama. Dengan satu jurus ampuh, gw balas “Iya deh, saya ambil lagi sampahnya”. Langsung terdiam. Dan aku tersenyum “membodohi”. Puas rasanya *tapi ya, plus dongkol juga*.

Betul-betul ndak habis pikir. Bahkan sama tempat sampah aja segitu pelitnya. Gimana buat sedekah ke orang lain ya? Oke, gw masih akan menganggapnya wajar jika sampah yang gw buang itu sampah kosan selama 1 bulan dari seluruh kamar kos. Tapi ini cuma satu kresek hitam ukuran sedang. Geleng-geleng.

Well, akhirnya hanya bisa berdoa: #semoga dengan “senyuman” gw itu si bapak itu bisa ‘sadar diri’. Dan tidak banyak orang-orang seperti itu di negeri ini. Kalo iya, sampah di jalanan pasti lebih banyak lagi. Dan Alex Noerdin pasti gagal memecahkan masalah banjir dalam 3 tahun sesuai janjinya *meskipun ga yakin juga sih dengan itu*😛.

Posted from WordPress for Android

 
Leave a comment

Posted by on May 17, 2012 in My Life

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: