RSS

Mr. Teng-Go (part 1)

16 Sep

Yes. It is me. The Mr. Teng-Go. Tau kan istilah teng-go di sini apa? Teng-Go seolah menjadi momok bagi kebanyakan orang, khususnya mereka yang bekerja di sebuah perusahaan entah itu di BUMN maupun swasta sampai setingkat MNC (ini yang paling akut).

So, di tulisan kali ini gw -Mr. Teng-Go yg baik hati dan tidak sombong- ingin memberikan tips, cara, bagaimana supaya bisa pulang Teng-Go.
Disclaimer: tulisan ini tidak berlaku bagia mereka yang bekerja di kementrian (PNS) *no offense*

Teman lainnya belum ada yg pulang. Bos masih keliatan di mejanya. Pekerjaan belum selesai. Dedikasi tinggi. Dan entah berbagai macam alasan lainnya yg menghalangi kalian untuk bekerja “tepat waktu”. Well, I won’t blame you if you are really the one who love to work till drop. Inilah tanggapan gw untuk berbagai alasan di atas.

1. Teman lainnya masih pada di kantor
Who you lived for? Your friends I guess. Bagus, justru saya dukung untuk berteman baik dengan teman sekantor, karena hidup kalian takkan jauh dari mereka. Tapi, kalian juga punya waktu kan saat kerja, istirahat untuk bercengkerama. Belum lagi kalo ada acara outing dan sejenisnya. Sesekali kalo ada nonton bareng, karaoke bareng baru deh ikutan.

2. Bos masih keliatan di mejanya
Ingat kembali posisi kalian. Dia manager, kepala bagian, kepala departemen dan kamu adalah posisi di bawahnya. Tentu punya tanggung jawab dan jobdesc yang berbeda kan? Bos kalian pasti pulang malam lah, tanggung jawab dia lebih tinggi. Dia ingin memastikan pekerjaan telah terselesaikan pada hari itu. Memastikan tidak ada yg salah dari pekerjaan rekan-rekan yang ada di bawah tanggung jawabnya. Jadi, kecuali kamu adalah bos itu, buat apa takut untuk teng-go?

3. Pekerjaan belum selesai
Kecuali pekerjaan yang sangat urgent dan deadline-nya mepet, maka teng-go dilarang. Kerjakan semuanya sampai beres atau nasib kalian akan menjadi tanda tanya di esok hari. Sisanya, pekerjaan memang pernah selesai sampai tuntas abis? Akan muncul satu job setelah job lainnya. Takkan pernah habis. Kalo sampai habis, berarti ada yang perlu dipertanyakan, perusahaannya sehat atau bos udah capek sama kalian *emang cuma pacar yg bisa capek sama sikap cuek lo?*.
Rencanakan waktu kerjamu dengan baik. Lihat kapan deadlinenya. Lihat perbandingan waktu main dan waktu kerja *gw sendiri baru efektif kerja 10-12, 14-16*. Hindari jangan sampai kebiasaan kuliah yang mepet deadline terbawa ke pekerjaan.

4. Dedikasi tinggi
Ini sih pasti ada niatan pencitraan. Pencitraan itu bukan dengan ‘terlihat rajin’ tapi dengan performance. Tunjukkan dengan kinerja. Bereskan pekerjaan dengan baik dan BENAR, dan sebisa mungkin lebih cepat minimal sehari sebelum deadline. Itu yang akan lebih terlihat.

Well, itulah counter gw terhadap beberapa alasan teng-go yang biasanya muncul. Setelah ini, akan gw bahas bagaimana ‘cara’ melakukan’nya’. See you on next post.

 
1 Comment

Posted by on Sep 16, 2012 in Tips

 

Tags: , , ,

One response to “Mr. Teng-Go (part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: