RSS

Business Trip: Yogyakarta part 1 ~Eko AC & Kopi Joss

24 Dec

Alhamdulillah, akhirnya setelah satu tahun berjibaku di belakang meja membuat ribuan baris code, akhirnya dapat juga yang namanya Perintah Jalan a.k.a Dinas keluar kota. Untuk yang pertama dan terakhir sebagai staff PSI.

KA Gajahwong – Ekonomi AC
Demi ‘efisiensi’, standar transportasi ke Jogja itu kereta api. Dan demi pengiritan pribadi akibat ‘efisiensi’ yg ada, Eko AC menjadi pilihan. Sekalian lah, nyobain moda model baru dari KAI ini.
Ternyata, asik juga lhoh pake kereta ini. Tak seperti Eko jaman baheula dulu: saingan pasar. Keretanya bersih, AC adem, berangkat tepat waktu (tapi nyampenya telat). Oke lah dengan ongkos 145.000,-. Cuma ya susah aja buat tidur, kursinya tegak dan hadap2an.
image

Satu yg fail. Di kereta itu kan ada gerbong makan yang menjual makanan di kereta. Dari kereta berangkat, pramusaji udah bolak-balik nawarin menu ke kita (oh iya, di trip ini saya tak sendirian. Ada wanita berjempol besar yang menemani). Jam belum menunjukkan pukul 12, jadinya ya selalu katakan tidak pada pramusaji *berasa SBY*. Dan begitu jam 12, memanggil si mas2nya……. dan abis. Iya. Abis. Dengan keadaan air minum menipis dan kelaparan kami pun hanya mengandalkan angin.
Alhamdulillah, kami sanggup bertahan hidup. Sampai stasiun Tugu dijemput oleh orang hotel dan sampailah di The Jayakarta Hotel yang terletak di jalan ‘Solo’ (sebutan jalan utama Jogja-Solo).

Angkringan – Kopi Joss
Angkringan memang sudah gampang kita temukan di Depok. Ada di Kukusan, ada pula di seberang Margo Residence. Tapi entah kenapa, aku tak pernah tertarik. Eh, malah kebetulan di Jogja ini, aku langsung bisa mencicipinya aseli dari kota asalnya. Setelah istirahat sore di hotel, malamnya kami pun jalan keluar menikmati malam di Jogja. Mantab rupanya angkringan ini. Nasi, ceker bakar, segala jenis sate, gorengan. Semua maknjus. Ditemani dengan teh panas yang begitu kental, muantab jaya.
Ada satu yang spesial, Kopi Joss! Meski tak ikut menikmatinya, melihatnya saja sudah ‘ngeri’. Dengan gelas kecil, kopi hitam takaran satu sendok makan diseduh! Bisa dibayangin gimana kentalnya? Setelah diseduh air panas, sebongkah arang hitan dicelupkan. Arang! Benar2 Joss. Melihatnya saja rasanya udah bisa bikin melek. O.O.

~akhirnya, part 1 tulisan ini jadi juga setelah sekian lama nangkring di draft. Part 2 semoga bisa segera menyusul😀

Posted from WordPress for Android

 
Leave a comment

Posted by on Dec 24, 2012 in My Life

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: