RSS

Negeri di Ujung Tanduk – Sebuah Resensi untuk Negeri Ini

28 Apr

Novel-novel Tere Liye selalu menarik hati pembacanya. Beliau seakan tak pernah kehabisan kata-kata indah –dan kadang menyayat hati– untuk terus menelurkan tulisan khasnya. Entah sudah berapa novel, yang pasti penulis fiksi yang satu ini selalu memberikan satu buku di rak “new release” pada toko-toko buku.

Negeri di Ujung Tanduk

Cover Negeri Di Ujung Tanduk

Cover Negeri Di Ujung Tanduk

Itulah novel terbarunya saat tulisan ini dibuat. Sebuah sekuel yang bisa anda baca langsung tanpa harus membaca buku pertamanya, Negeri Para Bedebah. Dua novel yang dekat dengan negeri ini, tanah air Indonesia. Novel ber-genre drama, action dan sedikit thriller. Jenis tulisan yang bisa dibilang baru untuk seorang  Tere Liye. Dua novel ini, mem-fiksi-kan apa yang sedang terjadi di Indonesia. Bisa dikatakan, kita melihat bagaimana perspektif seorang Tere Liye pada kenyataan yang ada. Seru. Sungguh.

Jika yang pertama ceritanya dekat dengan Bank Century, maka yang ini ceritanya dekat dengan pak Gubernur Ibu Kota kita, Jokowi. Tetapi tetap ingat, semua tokoh di sini fiktif, semua tokoh di sini adalah rekayasa.

Cerita tetap berfokus pada seorang Thomas, seorang pengusaha muda sukses yang mempunyai perusahaan konsultan, konsultan politik. Kliennya adalah seorang pak JW *tuh kan, inisialnya aja udah jelas*, untuk menghadapi pemilu Presiden RI 2014 nanti *wah, kalo beneran pak JW yang maju, dukung ngga yaaa?*. Di sini pak JW mempunyai misi utama sebagai presiden, PENEGAKAN HUKUM YANG ADIL, tidak ada misi lainnya. Ya, sebuah misi yang membawa Thomas percaya bisa memperbaiki negeri ini. Ternyata, untuk membuat pak JW menjadi calon tunggal Presiden dari partai lembayung tidak berjalan mulus. Banyak musuh yang ada di negeri ini. Musuh politik dan bisnis. Hingga pak JW dan Thomas pun ditangkap kedalam penjara dengan segala alasan yang dapat dimanipulasi oleh Mafia Hukum.

Lalu, apakah Thomas dan pak JW bisa lolos dari jeratan hukum palsu itu? Apakah pak JW bisa sukses memimpin negeri ini di tahun 2014? Beli (atau pinjam saja novelnya). Saya tak pandai bercerita. Tere Liye lah ahlinya. *jika ingin resensi lengkapnya, silakan kunjungi tautan ini*

Hukum

Hukum

Well, saya setuju dengan pandangan seorang Tere Liye pada novel ini terkait dengan misi pak JW tersebut. HUKUM. Hukum yang adil, tak pandang bulu, berdiri tegak di negeri ini. Menjadi tulang punggung roda pemerintahan. Bukan lagi memikirkan kesejahteraan rakyat, karena itu tugas seorang Gubernur dan Wali Kota. Tepat. Inilah yang harus dibenahi di negeri ini. Dengan hukum, takkan ada yang berani melakukan korupsi, illegal logging, penggusuran dan penguasaan tanah semaunya. Semua jelas, semua ada aturannya, dan seluruh rakyat patuh pada aturan tersebut. Maka akan tercipta sebuah sistem yang bersih, lancar dengan sendirinya.

Semoga, Presiden kita selanjutnya sadar akan hal ini. Wahai kalian para calon Presiden 2014, inilah seharusnya yang menjadi kampanye utama kalian untuk Negeri di Ujung Tanduk ini.

_rd_

~gambar 1 ngembat dari http://suararepublika.co/berita-utama/resensi-buku-negeri-di-ujung-tanduk/
~
gambar 2 nyomot dari http://hattas21.wordpress.com/2010/09/29/5/

 
Leave a comment

Posted by on Apr 28, 2013 in Inspiration, Review

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: